Ngumpat Menggunakan Kata-Kata Kasar Ternyata ada Manfaatnya

Ngumpat Menggunakan Kata-Kata Kasar Ternyata ada Manfaatnya

Kerap mengumpat atau mengeluarkan kata-kata kasar dari mulut Anda? Hal tersebut memang diasosiasikan sebagai perbuatan yang buruk.

Namun, menurut psikolog Emma Byrne, PhD, mengumpat ternyata punya manfaat bagi pikiran dan juga tubuh.

“Kita telah ditanamkan pemikiran bahwa mengumpat itu benar-benar buruk. Namun, itu tidak selalu bersifat agresif atau sangat negatif terhadap orang,” ujar penulis Swearing Is good For You itu,

Sebuah studi pada tahun 2009 yang dilakukan di Keele University di Inggris, para peneliti meminta mahasiswa mencelupkan tangan mereka ke air es.

new_banner_new

Peserta yang mengumpat dengan keras selama hal itu, mampu menjaga tangan mereka terbenam di dalam air lebih lama, dibanding yang hanya mengatakan kata-kata netral.

Berikut ini adalah 3 alasan, mengapa mengumpat bisa bermanfaat bagi tubuh Anda.

1. Mengumpat di waktu yang tepat menghilangkan stres

Dengan mengumpat di saat yang tepat, mampu menghilangkan stres. Menurut Byrne, studi menunjukkan jika Anda menaruh seseorang dalam situasi yang penuh tekanan dan tidak membiarkan mereka mengumpat, kinerjanya akan turun dan stres akan menjadi lebih besar.

2. Membantu mengatasi masalah kesehatan

“Bagi orang yang baru sembuh dari kanker atau penyakit kronis jangka panjang, mengumpat benar-benar membantu dalam hal memproses emosi,” kata Byrne.

Seperti pada pasien pria penderita kanker testis. Mengumpat adalah cara mereka untuk berbicara tentang kesedihan tanpa kehilangan tampilan maskulin.

rajabakarat_coom

3. Mengumpat saat berkeringat, membuat fisik lebih kuat

Cengkeraman bisa menjadi lebih kuat apabila dilakukan sambil mengumpat.

“Kami melihat bahwa Anda dapat mengeluarkan kekuatan pada suatu objek, serta lebih lama melakukannya bila dilakukan sambil memaki,” jelas Byrne. Menurutnya, hal ini meningkatkan ketahanan dan kekuatan untuk sementara.

<>

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*